Kamis, 02 Agustus 2012

Sapu Tangan

Pegang lenso manise, salam buat Ale, beta tunggu khabar bae.

Selamat pagi sahabat semua,
Sambil menanti adzan magrib, saya mengerjakan beberapa tugas, diiringi lagu-lagu lama dari kampung kelahiran saya Alor, yang mana banyak lagu-lagu mirip lagu Ambon (mari kita berdoa buat korban banjir di Ambon!).  Saya mendengar sebuah lagu dengan judul Nona Kalabahi, kota kelahiran saya 54 tahun lalu,  Hal yang menarik adalah kata Lenso (sapu tangan), karena kata ini sudah hampir punah diganti kata tissue.
Dimasa lalu, sapu tangan pasti dilambaikan saat berpisah, sebagai cendera mata atau untuk menghapus air mata.  Kini, mungkin masih ada orang memakai sapu tangan tapi populasinya kecil sekali. Tissue lebih banyak mengisi tas ibu-ibu, nona-nona dan tante-tante.
Saat mendekati perkawinan seorang ibu pasti menyulam sebuah sapu tangan untuk anaknya sebagai tanda DOA bagi kebahagiaan anaknya.  Peristiwa ini sangat sacral. Sapu tangan tidak boleh beli di toko, tapi harus disulam sendiri berhari-hari. Saya selalu memperhatikan mama saya membuat sapu tangan buat kakak-kakak saya.  Sapu tangan akan menjadi kenangan manis. Seorang pria atau wanita selalu memberi kekasihnya sebuah sapu tangan sebagai tanda cinta dan kenangan.  Sapu tangan simbol kedekatan.  Di mana kita pergi selalu berada di kantong kita.  Walau dipakai berulang-ulang, apalagi yangg sedang pilek!! Tapi tetap dekat di hati. Apa lagi di ujung ada sulaman nama dilingkari hati dengan warna pink/merah muda.
Sapu tangan juga mendapat tempat istimewa dalam Kitab Injil.  Di mana Veronika menghapus wajah Yesus dengan sapu tangannya, yang konon mendapat lukisan wajah Yesus di sapu tangan yang menyapu keringat dan darah di wajah Yesus.
Sapu tangan memang sudah hampir punah, namun saya ingin menulis ini sebagai kenangan akan masa lalu, baik untuk diriku juga untuk sahabat.  Kita masih bisa jumpa sapu tangan mungkin di meja altar saat konsekrasi dalam misa kudus.
Dalam beberapa ensiklopedi, sapu tangan yang bisa menyapu tangan kita dari kotoran atau debu menjadi simbol membersihkan kita dari noda dosa yang kita lakukan dengan menggunakan kedua tangan kita.  Demikian tinggi makna sapu tangan sehingga dahulu sapu tangan menempati tempat khusus penyimpanan barang-barang berharga dan diberi wewangian di atasnya.
Beberapa daerah di Indonesia, sapu tangan juga bisa memiliki kekuatan magis (mungkin para sahabat ada yang punya cerita bisa sharing). Jadi seorang wanita harus berhati-hati menyentuh sapu tangan karena bisa dipelet.  Tetapi, sapu tangan juga bisa menjadi tanda setuju sebelum cincin kawin dipakai di jari kelingking.
Masih teringat aku pernah memiliki sebuah sapu tangan bertulisan "Tuhan Memberkatimu". Setiap kali memakainya seakan-akan Tuhan benar-benar menyapaku, memberkati dan melindungiku.  Sampai sekarang belum ada sarana pengganti sapu tangan yang begitu mendekatkan kita kepada Tuhan, kepada orang yang kita sayangi, suami, istri, anak, dan cucu.  Suatu sarana begitu indah, penuh kenangan dan sangat menggugah dan menyentuh hati.  Apalagi buat menghapus air mata.
Ada kisah tersendiri buat pasangan suami-istri jaman baheula tentang sapu tangan malam pengantin Ada banyak lagu-lagu lama berkisah tentang sapu tangan, misalnya  kipas lenso putih, ranah Ambon sudah jauh, ole sio sio  manise.
Kita bisa mengambil makna rohani yang sangat tinggi, tanpa mengurangi rasa hormat buat kertas tissue. Mari kita semua diingatkan bahwa setiap kali kita menghapus kotoran atau debu dari tangan dan wajah kita, kita diingatkan juga untuk menghapus segala kesalahan, dosa dan kekeliruan yang kita buat (makna wudhu)
Tuhan memberkati selalu, jangan lupa salam buat semua sahabat yang tidak membaca tulisan ini.  Kiranya Tuhan menjadi penghibur di saat sapu tangan (kertas tissue) mengusap wajah.

Damai dan Cinta
Adharta

Note : tulisan ini juga dikirim untuk menjadi renungan sapu tangan di beberapa tempat.

Rabu, 01 Agustus 2012

Senyuman


Ada ungkapan indah sekali"Senyuman adalah sebuah lekukan kecil yang dapat menyelesaikan masalah besar"

Salam bahagia buat semua sahabat,
Tulisan tentang senyum sudah beberapa kali saya buat namun karena teman-teman saya menanyakan beberapa hal penting dalam korelasinya dengan sebuah senyum biarlah hari ini senyuman akan menghiasi ikatan persahabatan kita.  Karena senyuman itu penuh arti dan  penuh rahasia. Bahkan tidak bisa dibayar sekalipun dipaksakan.
Sehabis acara pertemuan sebuah pelelangan di Christi Singapore, John Lang (seorang CEO cukup terkenal) berkata bahwa pelelangan lukisan yang belum terkalahkan di dunia karena mahalnya itu adalah lukisan  tentang  ekspresi "smile"  atau "senyuman".  Mana ada sebuah senyuman abadi yang kemana-mana dikawal dengan 7 pesawat tempur dan 2 kapal selam?  Dialah "Monalisa". Senyuman rahasia dalam karya Leonardo da Vinci memang luar biasa. Senyuman itu mahal sekali dan hampir tidak bisa terbeli.
Memang benar senyuman itu bisa mahal sekali contohnya untuk orang yang lagi ngambek jangan harap bisa senyum.  Dibayar berapapun sulit untuk senyum.  Tetapi senyuman bisa murah sekali buat orang yang menebar pesona, senang hati atau sedang bersuka cita.  Bagaimana dengan anda sekarang apakah bisa senyum?
Berbeda halnya dengan tertawa yang bisa ditebak maknanya.  Kalau senyum sangat sulit karena beribu makna di dalamnya.  Saya tidak berbicara dari sisi negatif misalnya :  senyum sinis, menghina atau mencibir. Saya hanya memandang dari segi positif saja.
Alan suatu hari ditanya Maria pacarnya, seorang gadis cantik dalam suatu santap malam di bilangan Grogol.
"Jawablah jujur, apakah ada wanita lain yang ada di hatimu selain aku?""Tidak ada", jawab Alan
"Kamu bohong", kata Maria sambil marah-marah.

Beberapa bulan kemudian Alan ditanya lagi dengan pertanyaan yang sama
"Adasih, tapi itu sudah berlalu”, Jawab Alan
"Kamu bohong”, jawab Maria sambil marah-marah.

Beberapa bulan kemudian Alan dan Maria makan malam di Grogol Foodcourt (yang belum pernah boleh coba yaaa di Jalan Susilo Raya).  Suasana cukup hiruk-pikuk karena ada live music dan di sana  pertanyaan yang sama diucapkan Maria dengan suara keras!!! Jantung Alan berdetak keras.  Jangan-jangan ketahuan lagi nee.  Karena bingung Alan hanya tersenyum.  Pertanyaan diulang lagi oleh Maria dengan cukup keras : "Apakah kamu punya wanita lain selain aku?"
Alan kebingungan dan tidak menjawab.  Ia menarik wajah Maria sedekat-sekatnya dan Alan hanya senyum saja karena dalam kebingungan dan serba salah mau jawab apa.
Anehnya suasana berbalik.  Maria menarik tangan Alan dan ikut tersenyum dan berkata dengan mesra "Aku percaya"!!
Alan pun tetap senyum tapi @q*#*@#??#*@
Apa bedanya antara Manusia dengan hewan.   Salah satunya adalah hewan tidak bisa senyum (kalo monyet meringis kalee). Memang benar senyuman adalah karunia yang diberikan Tuhan kepada kita Manusia.   Indah sekali  karena senyum memberikan nilai sangat positif buat jiwa raga kita.  Senyum  adalah olah raga kecil yang membuat simulasi besar sehingga jiwa dan raga kita tampil berbeda.  Rasakan sendiri setelah anda membaca tulisan ini.  Jangan kelewatan bisa dibawa ke samping Gereja Kristoforus, RSJ.
Semoga kerelaan kita memberi senyum kepada saudara-saudara kita,  suami, istri, anak, cucu dan orang tua, bisa memberikan makna suka cita yang berdampak kepada kesehatan dan kebahagiaan sampai kepada kesuksesan.

Damai sejahtera menyambut sang surya bersinar.
Tuhan memberkati
Adharta

Selasa, 31 Juli 2012

Kata-kata


Kata-kata yang indah ibarat angin bertiup, bisa didengar bisa berlalu, tapi yang pasti sejuk dan menyegarkan"

Selamat pagi yang indah,
Semua orang ingin berkata-kata dan ingin kata-katanya didengar.  Siapa saja sekalipun dalam keadaan marah.  Hanya orang gila yang marah-marah, bentak-bentak atau teriak-teriak saat tidak ada orang.  Demikian juga kata-kata bijak dalam firman Tuhan.  Firman itu akan sia-sia dikeluarkan jika tidak ada yang mendengarkan seperti kata Yohanes : “Akulah suara yang berteriak-teriak di padang gurun "luruskan jalan Tuhan"!”  Mengapa harus berteriak di padang gurun?  Itulah ibarat hati kita.  Saat mendengarkan Firman Tuhan, seperti teriakan di padang gurun, karena hati kita gersang, namun kata-kata indah bagaikan angin bertiup, bisa didengar, bisa berlalu tetapi yang pasti menyejukkan hati kita.
Mari kita coba merenungkan sebuah kata saja dari ibu kita.  Saya tidak tahu apakah anda bisa atau tidak.  Tapi, saya mencoba dari diri saya sendiri.  Ibu pernah berkata kepadaku bahwa menyenangkan hati orang itu ibadah.
Aku menambahkan membahagiakan orang  adalah karya keselamatan.  Aku tak pernah lupa sepanjang hidupku. Ia selalu bertiup seperti angin, berlalu di sisiku dan sangat menyejukkan hatiku.
Mengenangkan kata-kata indah tiada kurang manfaatnya bagi kehidupan rohani kita.  Apalagi kata-kata dari rang yang kita cintai. Jangan sampai membuat orang susah.  Di sinilah susahnya, bagaimana menyenangkan hati orang yang kita benci? Kalau cuma cintailah musuhmu masih bisa, tapi harus menyenangkan hati musuh kita? Waduh!!! Mungkin hanya Dewa yang bisa, tapi ada  sebuah kata mungkin tidak sulit jika anda katakan buat menyenangkan hati orang yang paling kita benci sekalipun.   Indah sekali kata tersebut  "MAAF".  Berani???  Adakah kata yang lebih indah dari "maaf" jika diutarakan dengan hati yang tulus buat orang yang kita benci atau orang yang kita cintai? jawabannya ada, katakan "maaf" !!!
Dalam sebuah rumah tangga,  pertengkaran,  perbedaan pendapat atau marah-marah saya rasa sudah biasa, tapi jangan sampai kata-kata itu menyakitkan.  Jika menyakitkan buru-buru minta maaf atau rubahlah sikap menjadi baik, sebagai pengganti kata maaf.
Ada kisah, suatu hari seorang Profesor Psikologi, mengatakan kepada mahasiswanya bahwa kata-kata itu berdampak luar biasa buat jiwa seseorang dan banyak orang.  Tiba-tiba seorang mahasiswa mengangkat tangan. Ia  bertanya kebenarannya, tapi sang profesor membentaknya dan memakinya dengan kasar.  Seluruh kelas pun marah dan ribut besar.  Lalu, sang profesor berkata, saya mohon maaf atas kekasaran saya tadi karena saya emosi.   Seluruh kelas diam dan terharu atas kepolosan sang Profesor.
Lalu beliau berkata, menjelaskan kalau kejadian tadi adalah dampak kata-kata terhadap mahasiswa.  Lalu, kata profesor tersebut : "ini baru semenit, bayangkan saja kalau suami-istri yang berkelahi setiap hari, atau kakak adik atau orang tua dan anak, di mana  kata-kata kasar, makian, tentu akan melekat di hati, dan inilah sumber kecelakaan terbesar bagi manusia.
"Dalam kehidupan manusia, seorang tuli pun akan mendengar kata-kata indah, walaupun telinganya tidak mendengar, karena dia mendengar dengan hatinya"
Selamat menikmati pagi indah. Tuhan memberkatimu selalu dengan berkat Kegembiraan, Kesehatan dan Kesuksesan
Salam dalam doa
Adharta


Senin, 30 Juli 2012

Bekerja Bekerja Bekerja


Salam dalam doa
Saat Bapak Dahlan Iskan diangkat menjadi direktur PLN maka motto yang diterapkan adalah Bekerja Bekerja Bekerja.  Untuk manajer dan direksi semua harus masuk pagi hari.  Minimal jam 07.00 pagi dan beliau sendiri jam 06.00 sudah di kantor.   Awal mulanya hampir sebagian besar karyawan menolak dengan alasan aturan tenaga kerja, rumah jauh, dan macet.  Tetapi melihat semangat perjuangannya, lalu kenaikan rating kinerja, juga pujian masyarakat, maka semua karyawan direksi sepakat mendukung beliau. Kinerja kerja PLN dari urutan ke-120 akhirnya setelah 3 tahun menduduki 10 besar.
Demikian pula setelah beliau menjadi menteri BUMN.   Suatu malam makan bersama.  Beliau katakan bahwa :"Bekerja untuk Tuhan itu penting, tetapi bekerja untuk membangun manusia lebih dibutuhkan Tuhan".  Saya tanyakan lebih detail lagi mungkin ada korelasi dengan perikop mencari kerajaan surga. Jawab beliau: "Kan, kita diutus, artinya harus bekerja".
Waduh malu akunya. 
Setelah kurenungkan benar juga memang iman tanpa perbuatan sama dengan mati.
Saya masih dalam perjalanan ke kantor, telepon masuk tidak henti-hentinya.  Sebagian besar menawarkan kartu kredit dan Kredit Tanpa Agunan dari Bank.  Tadinya hatiku jengkel juga, tapi setelah aku refleksi ternyata mereka bekerja bekerja bekerja dan tiada letihnya.  Bayangkan saja sehari minimal harus menelpon 100 orang.  Aduh tentu capeknya luar biasa.  Aku sangat terganggu, tapi siapa sih aku ini? Seperti lagunya Ir. Nico kalau aku matin telpon, tidak mau angkat aduh sombongnya.
Pernah sekali aku matikan, lalu telpon lagi aku matikan lagi, ketiga kalinya aku angkat, waduh disananya marah-marah katanya aku tidak sopan!!!  
Ok aku minta maaf lain kali jangan telpon aku lagi ya.
Seputar telepon masih juga di uber-uber agen asuransi.  Kan aku udah punya asuransi tapi 10 menit saja mau jelaskan masalah asuransi.  Ampun deh tapi belum legi referensi-referensi yah maklum namanya orang usaha ya dijawab saja, tapi jengkelin buat waktu habis tapi sabar ya.......
Dalam rapat BOD kantor, selalu aku ingatkan ke direksi bahwa kita perlu bekerja smart bukan bekerja keras (hard work).  Kalau kita kerja otot maka hasilnya terbatas sekali oleh karena itu kita perlu untuk bekerja lebih smart dan mengatur strategi untuk bekerja.
Bekerja memang suatu bagian dari iman kita.  Kita diberikan talenta dan harus  kita lipat gandakan kemampuan kita.  Kelak yang memberi kita talenta pasti akan tanya.  Mana hasilmu?
Kemampuan kita memang terbatas. Apa lagi kita dibatasi dimensi tertentu.  Namun bekerja memberikan kita kesempatan untuk terus berkembang.  Dengan bertumbuh kembang maka kita pasti sukses.

Selamat bekerja, Tuhan bersamamu
Adharta

Minggu, 29 Juli 2012

Bangkit Kembali


Awal dari suatu kebangkitan kembali adalah menyembuhkan sakit hati.

Selamat hari Minggu  yang indah,
Sebelum menikmati segala keindahan, kenyamanan dan suka cita di dunia ini, memang kita harus bersyukur kepada sang Chalik atau Pencipta.  Coba lihatlah sesuatu yang kita buat, mungkin sesaat saja selanjutnya kita sudah lupa.  Kita tidak menyayanginya bahkan kita mengabaikannya  karena kesibukan, kebencian,  bahkan karena ada yang lain yang lebih cantik.  Tidak demikian dengan Tuhan kita.  Mulai dari lahir kita sudah dirawat, disayang dan dibelai sampai akhir kita menutup mata.
Dari sisi manusia, sumber kegagalan, adalah hati kita karena apa yang kita kerjakan adalah untuk memenuhi kemauan kita. Bisa kita sedikit mundur di tahun 2008 dalam Olimpiade Beijing.   Yi Shi Ling, seorang penembak Cina meraih medali emas. La ditanya oleh wartawan bagaimana anda bisa menduduki puncak kejayaan dalam bidang menembak.  Jawabnya aku menang karena pernah gagal.  Kemenangan ini adalah hadiah dari suatu kegagalan. Sungguh luar biasa.  Hari ini di Olimpiade London Yi Shi Ling kembali mempersembahkan medali emas pertama di anjang bergengsi ini di lapangan tembak 10 meter senapan angin putri.
Kalau kita lihat semua atlet dunia, mereka semua pernah gagal, tetapi mereka bisa menjadi juara kembali. Itu karena mereka tidak putus asa, tetapi bangkit kembali. Mereka berjuang, berjuang, dan berjuang. Inilah yang dinamakan nilai sportifitas, tidak ada sakit hati, tidak ada kecewa dan tidak ada putus asa.
Awal suatu kebangkitan kita harus mulai dari hati kita yang paling dalam.  Itu memampukan kita memandang kegagalan dari sisi positif, jauhkan pikiran negatif dan mampu mengendalikan CINTA dalam hati kita.
Bangkit kembali, suatu kata yang mudah diucapkan tapi sangat sulit dijalankan karena harus diisi dengan kemauan keras, komitmen, mental dan spiritual yang kuat.
Dan persiapan utama adalah menghilangkan sakit hati dan semua pikiran negatif dalam hati kita. Kemudian kita mengisinya dengan pikiran positif, mau maju,  pantang mundur, dan mencari jalan (karena apa yang engkau cari engkau pasti mendapatkan, ketuklah maka pintu akan dibuka)
Kendala yang dialami kita saat mau bangkit kembali dan harus dihilangkan yaitu: malu, rendah diri, sakit hati, dendam, termasuk keserakahan, tidak percaya diri, kecurangan, kesombongan dan keangkuhan. Saat hal-hal negatif itu hilang lalu diganti dengan pikiran positif : rendah hati, mau bersahabat, sabar, perlu nasehat, penuh senyum dan suka cita, jangan putus asa dan hidup penuh kesehatan, menyayangi keluarga seperti anak, istri, suami dan cucu, tapi jangan lupa tekuklah lututmu dan berdoa.  Jika perlu bawa dalam puasa.
Kegagalan bisa menjadi momok, tapi sekaligus bisa menjadi Malaikat penolong.  Seorang konglomerat yang masuk 10 besar orang terkaya, pernah bercerita masa mudanya yang penuh kegagalan dan nasib buruk.  Dia pernah 3 kali kehilangan sepeda.  Sepeda adalah modal utama saat itu, katanya demikian: "Saya bersyukur karena saya kehilangan sepeda, karena kini saya naik Roll Royce, kalau dulu saya tidak kehilangan sepeda mungkin saya masih naik sepeda!! Betul juga yaaa!!!
Ada kisah seorang terkaya di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.  Ke mana-mana masih naik sepeda tua dan butut.  Di usia mendekati 80 tahun lebih masih sehat walafiat. Ia ditanya warga : "Om kenapa harus naik sepeda? Sedang anak-anaknya sudah naik mercedez?"
Kata beliau: "Naik sepeda itu sehat, lagian saya ini anaknya orang MISKIN, tapi anak-anak saya itu anaknya orang KAYA, jadi pantaslah mereka naik mercedez.” "
Sungguh hatiku penuh suka cita, kalau kita mau kembali bangkit, maju dan jangan putus asa.   Letakkan semua usaha kita di kaki Tuhan.  berdoa dan berdoa.  Cari sahabat dan kenalan.  Sharing dan bertukar pikiran. Cari nasihat-nasihat orang tua.  Berbagi kasih dengan keluarga.  Sabar dan tidak lupa senyum.

Tuhan memberkati dalam damai, sehat dan sukacita.
Adharta

Sabtu, 28 Juli 2012

Susuk

Salam damai sejahtera,
Untuk orang Asia,  susuk sudah tidak asing lagi.   Apalagi buat orang Indonesia. Susuk (ada yang menyebut magic implant) banyak digunakan untuk hal-hal yang positif misalnya : anti sakit, buat kurus badan, buat kecantikan dan juga buat KB.Susuk bisa berbentuk jarum, pil, gelang ada juga berbentuk benang sampai mutiara. Juga juga emas berlian.
Sepeninggal kakeknya,  Ibunya Astina pulang kembali ke kampung, karena banyak hal dan tekanan juga permasalahan yang menimpa ayahnya. Tidak pulang-pulang entah di mana rimbanya.  Astina sendiri mengalami kesulitan.  Kerja dan gajinya tidak mencukupi biaya pengobatan ibunya.  Kakeknya seorang pedagang kaki lima keliling. Sang kakek masih cukup membiayai mereka, namun setelah sang kakek meninggal, maka  Astina dan ibunya harus bertahan hidup sendirian. Tidak  ada jalan lain akhirnya ibunya dititipkan di keluarga di Jawa. Sebagian gaji Astina dikirim buat sang bunda.  Dia sendiri harus indekost dan makan.  Hampir setiap akhir bulan selalu berkekurangan.  Maklum Jakarta lebih kejam dari ibu tiri ( padahal tidak semua ibu tiri kejam yaa).
Minggu pagi setelah pulang gereja Astina duduk melamunin nasibnya. Usianya sudah menginjak 30 tahun.  Kata orang wajahnya mirip Rafika Duri tapi tidak ada seorang pria pun yang meliriknya. Sedang asyik melamun tiba-tiba Astina kaget hampir pingsan karena ibunda berdiri di hadapannya.  Dalam kondisi segar bugar!!! Bahkan kelihatan cantik sekali di usia 50-an. Seksi dan segar walau tanpa dandan seperti Mariam di film Mgr. Soegiya!! Ibu... Apa aku mimpi, teriak Astina sambil memeluk ibunya, karena 2 bulan lalu saat menjenguk ibunya hanya bisa berbaring di tempat tidur.
Cerita panjang dihabiskan sampai lupa makan.  Ibu Astina sekarang pasang susuk kesehatan di desa. Beberapa bulan kemudian dia hidup sehat dan segar, Astina terperanjat mendengar cerita sang bunda antara percaya dan tidak lantaran beberapa saat lalu dalam sebuah retret dibahas oleh seorang suster, bahwa susuk merupakan ilmu hitam (black magic) dan harus dihindari dikarenakan adanya janji-janji pantangan dan kuasa roh yang bekerja di luar kehidupan manusia.
Suatu pertentangan dalam hati Astina. Di satu pihak, dia juga ingin dirinya seperti ibunya yang punya daya tarik supaya ada pria yang menghampirinya! Di lain pihak, dia terbayang pada suster yang bicara berapi-api dengan aneka contoh bagaiamana kerja ilmu hitam pada orang-orang yang mengandalkannya.
Saya sudah beberapa kali menjumpai mereka yang menggunakan susuk.  Memang ada yang cenderung baik sekali, tapi ada juga yang digunakan untuk merusak kehidupan manusia.  Saya masih ingat suatu sore ngopi dengan beberapa teman. Di situ hadir juga Romo Kardinal  Mgr. Julius. Lalu, kita cerita tentang susuk sampai santet yang bisa mematikan.  Dalam kelakarnya Romo Kardinal bilang beliau juga berkeinginan jumpa dengan dukun ahli bila perlu mau diajarin katanya....... hahahaha kita semua tertawa.
Saya tidak pernah mempelajari atau mengenal ilmu-ilmu baik putih maupun hitam.  Walaupun demikian, saya berkeyakinan bahwa baik putih maupun hitam seperti halnya manusia yang baik dan jahat, pastilah semuanya ciptaan Tuhan.  Kembali kepada kebebasan manusia bagaimana menggunakannya.
Kalau di desa kelahiran saya dikenal Swanggi. Di Flores, dikenal suatu makhluk yang hidup berdampingan dengan manusia.  Ada yang baik, tapi ada juga yang jahat. Mahluk-mahluk itu bisa dikuasai dan diperintah oleh manusia  seperti juga tuyul dan babi ngepet. Kalau di Inggris ada drakula, warewolf, dll.
Tetapi susuk menempati tempat khusus.  Suatu hari dalam siaran TV RCTI ada show tentang susuk.  Luar biasa dan hampir tidak bisa dipercaya walau kasat mata melihat dengan nyata.  Artis-artis, olah ragawan, dan pragawati tentu banyak yang ingin tampil beda dan cantik, tapi semua pasti mengalami masalah sama dengan Astina.
Gereja secara tidak langsung mengetahui kondisi ini, tapi tidak mau ikut-ikutan karena banyak pastor yang bisa melakukan terapi penyembuhan melalui cara-cara khusus, tapi kenyataan mirip yang dilakukan pemasang susuk.
Cerita tentang susuk panjang sekali.  Susuk alami oleh manusia.  Tetapi pandangan saya tetap perlu berhati-hati karena kuasa gelap menawarkan hal-hal yang manis, cantik, dan kesembuhan tetapi diakhirnya harus dibayar mahal bahkan jiwa kita akan menjadi budak-budaknya.
Tuhan bersamamu. Aku sedang mendampingi istriku yang cantik tanpa susuk di Salvos. Kami sedang menjual baju bekas layak pakai.  Harganya serba seribu!!! Mau mampir? Silahkan! Mampir demi menyenangkan hati orang itu ibadah lhoooo
Salam damai sejahtera

Adharta

Penolakan

Damai sejahtera menyambut hari baru,

Cochlear Awareness Network (CAN) hari ini mengadakan talk show di Tamani Kafe Tomang Raya.  Tema yang dibahas adalah "Penolakan", yang dibawakan oleh Psikolog terkemuka: Dr. Ratih Ibrahim.

Sahabatku,
Penolakan yang diterima seseorang mengakibatkan reaksi bermacam-macam. Ia berhubungan langsung dengan saraf-saraf yang bermuara di Otak dan memenuhi hampir 30 persen kapasitas otak.  Bandingkan dengan kita berpikir keras seharian penuh hanya menggunakan 5 persen kapasitas otak kita.  Artinya penolakan dapat mengakibatkan sakit hati yang parah. Bahkan menuju kronis.  Jika tak diatasi segera bisa jadi gila lalu merusak kehidupan seumur hidup. Kalau ditanya apakah saya pernah sakit hati karena penolakan?  Saya pernah bahkan berulang kali.  Saya tidak tahu mengapa saya bisa mengatasinya dan melupakannya dengan cepat sekali.
Ada orang yang tak terpengaruh oleh sebuah penolakan.  Tapi pada umumnya semua manusia normal mengalami kesakitan akibat penolakan. Ada sebuah penilitian laboratorium terhadap orang yang sakit hati akibat penolakan. Mereka sama dengan orang atau objek yang di potong kedua tangannya dalam keadaan sadar.
Ada beberapa reaksi psikis terhadap penolakan dan dampak terhadap kehidupan rohani kita.  Saya coba mengelompokan menjadi 3 (tiga) :
Pertama, mereka yang sakit hati akibat penolakan dan ingin balas dendam.  Mereka ini memiliki kemauan keras dan optimisme tinggi sekali. Terlalu percaya diri.  Kekuatan untuk mengalahkan egocentris mengatasi sakit hati.
Kedua, mereka yang reaktif, sesaat sakit hati namun dalam waktu singkat sudah melupakan sakit hati dan tidak banyak mempengaruhi kehidupan. Kekuatan iman dan pasrah kepada Tuhan. Spiritualitas ikut membantu tentunya.
Ketiga, mereka yang sakit hati namun menyimpannya dalam hati saja.  Hal ini secara perlahan merusak mental dan pertahanan dan kekuatan fisiknya.  Biasanya akan merusak dirinya sendiri dan cenderung ambil jalan pintas sampai bunuh diri.  Kepandaian bergaul dan menikmati hidup dan adanya campur tangan pihak luar bisa membantunya.
Kekuatan nilai persahabatan banyak dibutuhkan.  Istilah anak muda Curhat dan beban sakit hati dalam sharing (the power of sharing).  Cinta Kasih dalam keluarga dan juga kehidupan rohani sehari-hari.
Dalam kondisi normal memang kita juga butuh kekuatan fisik melalui latihan olah raga, sampai kepada meditasi dan mati raga.  Menjalani ibadah puasa itu sangat baik dalam kekuatan menghadapi suatu sakit hati akibat penolakan.
Mari kita berdoa terus dan saling mendoakan agar kita selalu di jauhkan dari sakit hati terutama adanya penolakan.  Apalagi penolakan itu adalah diri. Kita sendiri yang tidak dapat menerima kenyataan.
Semoga Tuhan selalu melindungi sahabat semua.
Salam dalam doa
Adharta